Jenis Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan

Jenis Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan, majalahhewan.com | Jangkrik merupakan hewan yang saat ini marak dibudidayakan, bahkan banyak dari pemula yang mencoba untuk membudidayakan atau ternak jangkrik karena ketika berhasil untungnya luar biasa besar.

Banyaknya para petani jangkrik ini karena permintaan akan kebutuhan jangkrik terus meningkat, seperti kita ketahui manfaat jangkrik sebagai pakan hewan peliharaan seperti burung kicau dan juga ikan hias, yang mana keduanya merupakan jenis hewan peliharaan yang populer.

Bagi pembaca setia majalah hewan yang ingin mencoba untuk menggeluti bisnis budidaya jangkrik ini maka diharuskan tahu dan paham betul bagaimana cara beternak jangkrik untuk pemula agar berhasil. Selain cara budidaya yang benar pembaca juga wajib tau jenis jenis jangrik yang dibudidayakan.

Mengetahui jenis jangkrik yang akan pembaca budidayakan sangat penting, karena pembaca akan tau mana jangkrik yang paling laku dipasaran, yang disukai oleh hewan peliharaan dan yang pasti dengan mengetahuinya akan memudahkan pembaca untuk membudidayakanya.

Dengan tulisan ini majalah hewan berharap pembaca akan mudah dalam menentukan jenis jangkrik apa yang akan dibudidaya, memahami perilaku setiap jenis jangkrik, tingkat kemudahan atau kesukaran ketika dibudidayakan, dan memilih jenis yang paling laku dipasaran.

Jenis Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan

Jangkrik merupakan jenis serangga yang masih berkerabat degan belalang, di dunia ini kurang lebih ada sekitar 900 spesies, sedangkan 123 jenis ada di Indonesia. Jangkrik sendiri di alam bebas banyak sekali pemangsanya seperti misalnya burung, kelabang, semut dan yang lainya.

Ada banyak jenis jangkrik yang bisa dan umum untuk dibudidayakan, seperti misalnya jangkrik kalung ( Gryllus bimaculatus), jangkrik seliring ( Teleogryllus mitratus ), jangkrik alam ( Field cricket ). Mari kita lihat satu persatu kelebihan dan kekurangan ketiga jenis jangkrik yang dibudidayakan ini.

Jangkrik Kalung ( Gryllus bimaculatus) Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan

Gambar jenis jenis jangkrik yang dibudidayakan jangkrik kalung
Sumber Gambar Wikipedia

Jangkrik kalung merupakan jenis jangkrik yang bisa mengeluarkan bunyi, yang mana bunyi tersebut dihasilkan dari gesekan sayap sayapnya. Bunyi yang dihasilakan ini untuk menarik betina. Selain dibudidayakan jenis jangkrik ini biasa untuk di adu makanya jangkrik ini disebut juga jangkrik aduan.

Jangkrik kalung ini juga dipelihara yang hasil dari suaranya dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Selain jagkrik kalung dan jangkrik adu, jangkrik ini juga  disebut dengan jangkrik genggong. Baca juga: klasifikasi Jangkrik Kalung.

Jika pembaca ingin cepat panen dalam budidaya jangkrik, jenis jangkrik kalung ini sangat cocok karena hanya membutuhkan 25 hingga 30 hari untuk memanenya, selain itu jangkrik ini tidak gesit dan mudah dalam pemberian pakanya, karena jangkrik kalung ini adalah pemakan segala.

Hanya saja jangkrik kalung ini kurang disukai oleh burung kicau dan biasanya ketika dimakan sang burung akan mengibas ngibaskanya terlebih dahulu, karena kandungan air dari jangkrik kalung ini banyak. Selain itu daya tahan tubuh jangkrik kalung ini kurang kuat dan sering stres ketika terjadi perubahan cuaca. Kelemahan lain dari jangkrik kalung ini juga memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi ketika dikirim pada jarak yang jauh atau memakan waktu yang lama.

Ciri ciri jangkrik kalung ini selain berbunyi ketika sudah dewasa dan juga ukuranya yang agak besar, pada umumnya berwarna hitam dan bagian lehernya keras . Ketika masih bayi jangkrik ini memiliki garis putih yang melingkar dan akan hilang atau pudar ketika berumur 5 hari.

Jangkrik kalung ini paling banyak dibudidayakan di daerah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan juga Jawa Timur.

Jangkrik Seliring ( Teleogryllus mitratus ) Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan

Gambar jenis jenis jangkrik yang dibudidayakan jangkrik seliring
Sumber Gambar HKWildlife.Net Forum

Jangkrik seliring juga merupakan jenis jangkrik yang banyak dibudidayakan di daerah daerah di Indonesia, seperti misalnya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan juga Jakarta.

Selain seliring jangkrik ini juga populer dengan sebutan bering, nama ilmiahnya adalah Teleogryllus mitratus. Nama ilmiah ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1838 oleh Burmeister valid.

Pada umumnya ciri ciri jangkrik seliring ini memiliki warna coklat kehitaman sedangakan pada lehernya lunak, selain itu garis berwarna putih yang melingkar pada batas antara leher dan perut akan pudar pada saat jangkrik berumur 20 hari. Dan pada umumnya ukuran tubuh jangkrik seliring ini lebih kecil bila dibandingkan dengan jangkrik kalung dan suaranya juga tidak sekeras jangkrik kalung.

Apabila pembaca ingin membudidayakan jenis jangkrik ini, pembaca harus sedikit lebih bersabar, karena masa panen jangkrik seliring ini sedikit lebih lama bila dibandinglan dengan jangkrik kalung, yakni bisa dipanen ketika berumur 30 hingga 35 hari.

Akan tetapi jenis jangkrik seliring ini yang lebih disukai oleh burung kicau karena tidak banyak mengandung air dan memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ( sedang ), selain itu jenis jangkrik seliring ini tinggi akan protein dan cocok banget untuk diberikan pada burung kicau.

Jangkrik Alam ( Acheta domesticus ) Jenis Jangkrik Yang Dibudidayakan
Gambar jenis jenis jangkrik yang dibudidayakan jangkrik alam
Sumber Gambar The Pied Piper

Yang ketiga dari jenis jenis jangkrik yang umum dibudidayakan atau di ternak adalah jangkrik alam, jangkrik ini juga umum disebut dengan jangkrik kebun atau jangkrik karet. Ciri ciri dari jangkrik alam ini warnanya coklat kekuningan atau abu abu.

Untuk membudidaya jangkrik alam ini masa panenya tidak terlalu lama, karena bisa dipanen pada umur 28 hingga 35 hari. Kelebihan lain adalah dagingnya yang kering tidak banyak mengandung air akan tetapi lunak. Hanya saja jangkrik alam ini masih jarang yang membudidayakan dikarenakan sulitnya untuk diternak selain itu pasar juga belum banyak yang menerima jangkrik alam ini. Untuk melihatnya lebih jauh tentang jangkrik alam ini baca juga: Klasifikasi Jangkrik Alam.

Itulah 3 dari jenis jenis jangkrik yang dibudidayakan, yang majalah hewan lansir dari bebrapa sumber seperti http://www.rajajangkrik.com/2016/05/pengenalan-jenis-jenis-jangkrik-di.html, https://nl.wikipedia.org/wiki/Teleogryllus_mitratus, https://en.wikipedia.org/wiki/Gryllus_bimaculatus, https://en.wikipedia.org/wiki/Acheta_domestica.

Lihat juga:

Gambar Gambar Jangkrik Yang Ingin Anda Ketahui

Manfaat Jangkrik Untuk Ikan Louhan

Save

loading...
One Comment

Add a Comment