Kumbang Ulat Hongkong Dan Klasifikasinya

Kumbang Ulat Hongkong, majalahhewan.com | Kumbang ulat hongkong atau nama ilmiahnya Tenebrio molitor adalah spesies kumbang yang menghuni tempat tempat gelap dari keluarga Tenebrionidae .

Anda yang memelihara burung kicau tentunya sangat tak asing dengan ulat hongkong, begitu pula bagi Anda yang menggandrungi ikan hias sebagai hewan peliharaan. Akan tetapi tentunya Anda juga tahu bukan kalau ulat hongkng itu bukan berasal dari Hongkong.

Yuupps,,,,,ulat hongkong ini adalah larva dari kumbang ulat hongkong. Dan mari kita lihat dan kenali dengan baik kumbang yang larvanya sering kita manfaatkan ini.

Klasifikasi Kumbang Ulat Hongkong

Klasifikasi ilmiah kumbang ulat hongkong

Gambar kumbang ulat hongkong dan klasifikasinya
Sumber Gambar Wikimedia Commons

Kerajaan:     Animalia
Divisi:     Arthropoda
Kelas:     Insecta
Memesan:     Coleoptera
Keluarga:     Tenebrionidae
Marga:     Tenebrio
Jenis:     T. molitor
nama binomial: Tenebrio molitor
Linnaeus , 1758

Kumbang ulat hongkong seperti semua serangga holometabolic juga melalui empat tahap kehidupan, yakni : telur , larva , pupa , dan dewasa . Ukuran larva biasanya sekitar 2,5 cm atau lebih, sedangkan saat dewasa pada umumnya antara 1,25 dan 1,8 cm.

Kumbang ulat hongkong (Tenebrio molitor) ini sangatlah bermanfaat bagi kehidupan manusia, karena kumbang ini sering digunakan untuk penelitian biologi.

Ukuranya relatif besar, kemudahan pemeliharaan dan penanganan, serta status sebagai non model organisme  membuatnya sangat berguna dalam bukti dari konsep penelitian di bidang dasar biologi, biokimia, evolusi, imunologi dan fisiologi.

Selain itu ulat hongkang ini juga biasa dimakan oleh manusia sebagai makanan ringan yang sehat, pada umumnya disajikan dengan cara dipanggang atau digoreng. Kumbang ini dapat dengan mudah dipelihara pada gandum segar, dedak gandum atau biji-bijian, kentang iris, wortel, atau apel sebagai sumber air. Untuk itu banyak dari petani yang membudidayakan kumbang ulat hongkong ini untuk diambil larvanya ( ulat hongkong ).

Ulat hongkong atau larva dari kumbang ulat hongkong memiliki nilai kandungan protein tinggi dan biasanya dimanfaatkan untuk pakan burung kicau seperti misalanya burung kacer, burung pleci, burung cucak ijo, burung murai batu, burung kenari, burung cendet dan masih banyak lagi jenis burung kicau yang diberi pakan ulat hongkong ini.

Selain itu larva kumbang ulat hongkong juga biasa diberikan pada ikan hias seprti misalnya ikan arwana dan ikan louhan.

Akan tetapi selain bermanfaat untuk manusia dan juga hewan peliharaan, kumbang ulat hongkong ini juga dianggap hama oleh manusia. Itu karena larva mereka ( ulat hongkong ) memakan biji bijian yang disimpan.

Reproduksi Kumbang Ulat Hongkong

Kumbang ulat honkong ketika kawin mangalami proses tiga langkah: pertama jantan mengejar betina, kedua pemasangan dan memasukkanya aedeagus ( adalah organ reproduksi laki-laki arthropoda melalui mana mereka mengeluarkan sperma dari testis selama sanggama dengan serangga betina ), dan ketiga menyuntikkan sperma.

Dalam beberapa hari betina masuk ke tanah lunak dan meletakkan sekitar 500 telur. Setelah empat sampai 19 hari telur menetas. Banyak pemangsa atau predator yang memakan telur kumbang ulat hongkong, termasuk hewan reptil.

Selama tahap larva, mealworm ( ulat hongkong ) memakan vegetasi dan serangga mati. Ulat hongkong  juga mengalami molts berkala . Molting ini terjadi disetiap tahap larva, atau instar ( dari bahasa Latin “bentuk”, “rupa”) adalah tahap perkembangan arthropoda , seperti serangga , antara setiap mabung (ecdysis), sampai mancapai kematangan seksual ).

Larva spesies ini mangalami 9-20 instar. Dan yang terakhir menjadi pupa. Pupa baru berwarna keputihan, dan akhirnya cokelat dari waktu ke waktu. Setelah 3 sampai 30 hari, tergantung pada kondisi lingkungan seperti suhu, akan muncul menjadi kumbang dewasa.

Gambar fase kehidupan kumbang ulat hongkong
Gambar Dari Saxifraga – Free nature images

Feromon seks ( Feromon adalah zat kimia yang mampu bertindak di luar tubuh individu mensekresi untuk dampak menerima perilaku individu  ) perkawinan sedarah mengurangi daya tarik feromon sinyal seksual oleh mealworm jantan.

Ulat hongkong betina lebih tertarik pada bau yang dihasilkan oleh outbred jantan daripada bau yang dihasilkan oleh jantan bawaan. Penangkaran dalam satu keturunan mengurangi daya tarik sinyal seksual ulat hongkong jantan.

Penurunan kemampuan signaling ulat hongkong jantan ini mungkin karena peningkatan ekspresi homozigot alel resesif rusak yang disebabkan oleh perkawinan sedarah.

Gambar Gambar kumbang ulat hongkong dan manfaat ulat hongkong ( larva atau mealworm ) untuk manusia dan hewan peliharaan.

kumbang-ulat-hongkong-dan-manfaatnya-untuk-burung

 

Gambar kumbang ulat hongkong dan manfaatnya untuk es krime

 

Gambar kumbang ulat hongkong dan manfaatnya untuk manusia

Semoga Kumbang Ulat Hongkong Dan Klasifikasinya ini bermanfaat.

Save

loading...
2 Comments

Add a Comment